
“Kelinciku kelinciku.. Oh, manis
sekali
Melompat kian kemari.. Sepanjang
hari
Aku ingin menemani.. sepulang
sekolah
Bersamamu lagi.. menari-nari.”
Aku dengarkan
kembali rekaman lagu yang dinyanyikan Arkan yang tersimpan di memory HP. Lagu
yang diajarkan Uti (neneknya/ Ibuku) ketika pulang ke Ngawi. Aku ingat, suatu
waktu, Arkan bertanya kepadaku, “Ummi, bisa nyanyi lagu kelinciku?”
Aku
menggeleng. Sungguh, aku memang tidak hafal lagu itu.
“Ummi hafal,
nggak?”
“Nggak,
Sayang.”
“Gini Ummi,...